TIVAZA · META ADS FRAMEWORK

30 Hari Menuju WhatsApp yang Lebih Terarah

Framework kampanye Meta Ads Tivaza untuk membangun perhatian, menguji angle komunikasi, melakukan retargeting, dan mengembangkan creative yang menghasilkan percakapan berkualitas melalui WhatsApp.

Satu bulan, empat fase.

Setiap minggu mempunyai fungsi berbeda. Tujuannya bukan membuat iklan sebanyak mungkin, tetapi menemukan pesan yang paling relevan dan mengembangkannya berdasarkan data.

01

Testing Masalah

Menguji berbagai keluhan dan masalah yang paling membuat audience berhenti scrolling.

02

Testing Angle

Mengembangkan angle yang mendapatkan perhatian dan percakapan paling relevan.

03

Retargeting

Mengajak audience yang sudah berinteraksi untuk melanjutkan percakapan melalui WhatsApp.

04

Scale

Mengembangkan creative yang sudah menunjukkan sinyal performa tanpa mengubah seluruh struktur kampanye.

Dari perhatian menjadi percakapan.

Alur utama menggunakan Direct Click-to-WhatsApp sehingga audience dapat berpindah dari materi iklan menuju percakapan dengan tim Tivaza.

01 · Cold

Masalah

"Kenapa kondisi kulit sekarang terasa berbeda?"

02 · Interest

Rasa Ingin Tahu

Berikan edukasi singkat tanpa langsung menjual solusi.

03 · Warm

Pemahaman

Bantu audience memahami bahwa kondisi setiap orang dapat berbeda.

04 · Action

WhatsApp

Arahkan audience untuk berdiskusi dan melakukan konsultasi.

Formula satu materi, satu pesan.

Struktur creative dibuat singkat agar audience dapat memahami pesan dalam beberapa detik.

01

Hook

Keluhan yang terasa dekat.

02

Relate

"Saya juga mengalami ini."

03

Insight

Edukasi singkat dan rasional.

04

Trust

Nama dan kredibilitas Tivaza.

05

CTA

Arahkan ke WhatsApp.

Kalender iklan 30 hari.

Materi berikut digunakan sebagai framework produksi. Copy dapat disesuaikan dengan creative, cabang, layanan, dan hasil pengujian.

Minggu 1 — Testing Keluhan

Tujuan: menemukan masalah yang paling menarik perhatian.
01

Skincare Dulu Ampuh

"Kenapa skincare yang dulu ampuh, sekarang terasa biasa saja?"

02

Regenerasi

"Dulu kulit cepat pulih. Sekarang kok nggak?"

03

Kusam & Kering

"Tidur cukup. Minum cukup. Kok kulit masih kusam?"

04

Flek

"Flek belum juga berubah walau sudah ganti produk?"

05

Perubahan Kulit

"Cerminnya sama. Kulitnya yang sudah berbeda."

06

Treatment

"Dulu treatment cocok. Sekarang kok terasa berbeda?"

07

Review Data

Bandingkan CTR, CPC, WA dan kualitas percakapan.

Minggu 2 — Testing Angle

Tujuan: mengembangkan pesan yang mendapatkan respons terbaik.
08

Recreate Hook

Ambil hook dengan respons terbaik.

09

Video Edukasi

Ubah angle terbaik menjadi video pendek.

10

UGC Style

Gunakan perspektif pengalaman sehari-hari.

11

Regenerasi

Tes ulang dengan visual manusia.

12

Video Dokter

Edukasi singkat dari tenaga medis.

13

Usia 40+

Tes angle perubahan kondisi kulit seiring waktu.

14

Review

Pilih creative untuk retargeting.

Minggu 3 — Retargeting

Tujuan: mengubah audience yang sudah tertarik menjadi percakapan.
15

Retargeting Start

Aktifkan audience yang sudah berinteraksi.

16

Skincare

"Masih merasa skincare yang dulu cocok sekarang berbeda?"

17

Flek

Arahkan ke percakapan konsultasi.

18

Video Dokter

Gunakan edukasi sebagai penguat trust.

19

Social Proof

Gunakan testimoni yang benar-benar tersedia.

20

Edukasi

Masalah → pemahaman → konsultasi.

21

Review

Evaluasi kualitas chat dan appointment.

Minggu 4 — Scale & Refinement

Tujuan: mengembangkan creative yang sudah memiliki sinyal performa.
22

Scale Creative 1

Kembangkan materi dengan sinyal terbaik.

23

Scale Creative 2

Tes variasi hook dan visual.

24

Scale Video

Uji video dari angle yang sudah tervalidasi.

25

Hook Baru

Tes pembuka baru dari masalah yang sama.

26

Visual Baru

Ubah visual tanpa mengubah pesan utama.

27

CTA Test

Uji variasi CTA menuju WhatsApp.

28–30

Final Review

Evaluasi, alokasi ulang budget dan susun bulan berikutnya.

Contoh materi iklan.

Gunakan struktur ini sebagai dasar produksi static, video maupun UGC.

Skincare
Kenapa skincare yang dulu ampuh, sekarang terasa biasa saja?

Kondisi kulit dapat berubah seiring waktu. Kenali kondisi kulit dan diskusikan pendekatan yang sesuai.

Konsultasi di Tivaza Clinic
Regenerasi
Dulu kulit cepat pulih. Sekarang kok nggak?

Seiring waktu, proses regenerasi kulit dapat mengalami perubahan. Apa yang sebenarnya terjadi?

Chat WhatsApp Tivaza
Wellness
Tidur cukup. Minum cukup. Kok kulit masih kusam?

Kondisi kulit tidak hanya berkaitan dengan satu kebiasaan. Pahami kondisi tubuh secara lebih menyeluruh.

Konsultasikan di Tivaza
Healthy Aging
Cerminnya sama. Kulitnya yang sudah berbeda.

Perubahan kondisi kulit dapat berjalan seiring dengan proses penuaan dan berbagai faktor kehidupan sehari-hari.

Kenali Kondisi Kulit

Struktur campaign Meta Ads.

Struktur dibuat sederhana agar data lebih mudah dibaca dan budget tidak terpecah terlalu banyak.

Campaign 01

Prospecting

Mencari audience baru yang relevan dengan masalah dan kebutuhan yang dibahas dalam creative.

  • Cold Audience
  • Usia 40+
  • Multiple Creative
  • Objective WhatsApp
Campaign 02

Retargeting

Menjangkau kembali audience yang sudah menunjukkan ketertarikan.

  • Video viewers
  • Social engagement
  • Ad engagement
  • WhatsApp conversation
Campaign 03

Scale

Mengembangkan creative yang telah menunjukkan sinyal performa.

  • Winner Creative
  • Creative Variation
  • Budget Adjustment
  • Monitoring Quality

Contoh pembagian budget.

Contoh berikut menggunakan budget Rp500.000 per hari. Nominal dapat disesuaikan dengan budget aktual campaign.

Rp350K Prospecting / audience baru
Rp100K Retargeting / warm audience
Rp50K Testing creative baru

Jangan hanya melihat jumlah klik.

Ukur perjalanan audience dari impression sampai appointment agar optimasi tidak berhenti pada metrik permukaan.

Creative Spend Click WhatsApp Qualified Chat Appointment Cost / Appointment
Skincare Rp — — — — — Rp —
Regenerasi Rp — — — — — Rp —
Flek Rp — — — — — Rp —
Video Dokter Rp — — — — — Rp —

Pagar komunikasi.

✓ Gunakan

  • Hook pendek dan mudah dipahami.
  • Bahasa percakapan yang tetap profesional.
  • Visual manusia sebagai subjek utama.
  • Edukasi medis yang relevan.
  • Nama klinik yang jelas.
  • Satu materi dengan satu CTA.
  • Data yang dapat dipertanggungjawabkan.

× Hindari

  • Janji hasil pasti.
  • Klaim kesembuhan tanpa dasar.
  • Persentase hasil tanpa sumber.
  • Before-after yang menyesatkan.
  • Visual yang terlalu menjual kecantikan permukaan.
  • Paragraf panjang di dalam poster.
  • Istilah medis yang tidak dipahami audience.

Formula yang dipakai setiap bulan.

COLD

Masalah

Masalah → relate → rasa ingin tahu → edukasi → WhatsApp.

WARM

Pemahaman

Keluhan → insight → trust → konsultasi.

HOT

Action

Kebutuhan → informasi layanan → WhatsApp → appointment.

DATA

Optimasi

Data → evaluasi → creative baru → scale.